Rabu, 07 September 2016

PERANAN ORBITAL DALAM PEMBENTUKAN IKATAN

Partikel adalah bagian terkecil (electron) pembentuk penentu. Partikel juga bisa disebut molekul.
Dengan menggunakan pendekatan LCAO (Linear Combination of Atomic Orbital) diketahui bahwa terdapat 3 jenis orbital molekul yaitu :

1.      Orbital molekul ikatan (bonding)
Memiliki energy terendah jika dibandingkan orbital atom (ketika electron masing belum berinteraksi)
2.      Orbital molekul anti ikatan (anti bonding)
Energy yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan orbital atom pembentuknya.
3.      Orbital molekul tak berikatan (non bonding)

Merupakan hasil dari tidak adanya interaksi antar orbital atom (tidak simetris). Energy yang dimilikinya sama dengan orbital atom dari salah satu atom molekul.

Hipotesis Louis de Broglie dan azas ketidakpastian dari Heisenberg merupakan dasar dari model mekanika kuantum (gelombang) yang dikemukakan oleh Erwin schrodinger pada tahun 1927, yang mengajukan konsep orbital untuk menyatakan kedudukan electron dalam atom. Orbital menyatakan suatu daerah dimana electron paling mungkin  (peluang terbesar) untuk ditemukan.

Pergerakan electron bergerak sesuai fungsi gelombang, ketika electron seperti gelombang makaAmplitudonya = 0 dan pada saat simpul (pusat inti) tidak ada electron. Electron tidak dapat bergerak lagi pada saat 0o K atau pada saat -273o C.
 
Shrodinger sependapat dengan Heisenberg bahwa kedudukan electron dalam atom tidak dapat ditentukan secara pasti, namun yang dapat ditentukan adalah kebolehjadian menemukan electron pada suatu titik pada jarak tertentu dari intinya. Ruangan yang memiliki kebolehjadian terbesar ditemukannya electron disebut orbital.

4 komentar:

  1. Assalamualaikum nur,maaf sebelumnya saya ingin menambahkan sedikit dari resume diatas,bahwa pergerakan elektron dalam orbital seperti gelombang dan pada saat simpul amplitudo=0,dan adapun hubungan amplitudo dengan elektron yakni jauhnya loncatan elektron dalam orbital,jadi menurut saya tidak selalu ketika electron seperti gelombang maka Amplitudonya = 0
    Terimakasih

    BalasHapus
  2. nama : santa hasian floren
    nim : A1C115005
    selamat malam , berdasarkan materi yang anda paparkan , saya ingin menambahkan sedikit .
    Walaupun mekanika kuantum menyatakan bahwa kita tidak dapat menunjuk posisi electron dalam atom,mekanika kuantum mendefinisikan daerah dimana electron mungkin ditemukan pada waktu tertentu. Konsep kerapatan electron memberikan peluang electron akan ditemukan pada daerah tertentu dalam atom.terimakasih.

    BalasHapus
  3. Waalaikumsalam olga, oh ya saudari olga maaf memang ada kesalahan pemahaman saya, terimakasih atas saran dan kunjungannya semoga bermanfaat

    BalasHapus
  4. Selamat malam santa dan friska, terimakasih atas tambahan materinya 😊

    BalasHapus